PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP GULA DARAH PASIEN DM TIPE II

  • ade rahman akper kesdam I/BB padang
Keywords: Relaksasi Benson, Lansia, DM Tipe II

Abstract

Diabetes mellitus adalah gula darah yang melebihi batas normal atau gula darah yang  meningkat dalam jangka waktu lama akan menyebabkan kelainan system saraf yang disebut neuropati diabetic dan kelainan pembuluh darah (Helmanu, 2015) yang dapat diobati secara farmakologis (insulin) dan non farmakologis (terapi, contoh ; relaksasi benson). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh relaksasi benson terhadap gula darah pasien DM Tipe II. Desain penelitian quasi experiment One Group Pretest-Posttest terhadap 10 orang lansia dengan DM Tipe II yang memenuhi kriteri inklusi. Gula darah diukur menggunakan Glucocheck. Uji statistik yang digunakan adalah uji t berpasangan. Gula darah rata-rata pretest pada lansia adalah 279,5 gr/dL. Setelah diberikan relaksasi Benson selama 3 hari berturut-turut didapatkan gula darah rata-rata post test nya adalah 239,8 gr/dL dan didapatkan ( p = 0,000). Dengan demikian relaksasi benson efektif untuk menurunkan gula darah pada lansia dengan DM Tipe II. Jadi disarankan kepada responden, RS, perawat dan peneliti selanjutnya  bahwa kita dapat menggunakan terapi relaksasi benson sebagai cara alternative atau pengobatan nonfarmakologi pada penderita DM Tipe II.

Published
2020-09-22